Peran Artificial Intelligence (AI) Bagi Bisnis E-commerce

Peran Artificial Intelligence (AI) Bagi Bisnis E-commerce
IKUTI INSIGHT RUMAHMEDIA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Dikutip dari berbagai sumber, Kecerdasan Tiruan (Artificial Intelligence) adalah suatu bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdasarkan pada berbagai disiplin ilmu pengetahuan seperti komputer, biologi, psikologi, linguistik (ilmu bahasa), matematika, dan rancang-bangun.

Artificial Intelligence (AI) menciptakan suatu teknologi pengembangan komputer tingkat lanjut yang mampu berpikir, melihat, mendengar, berjalan, berbicara, dan juga merasakan.

AI merupakan teknologi pengembangan yang tersistem dengan komputer, dan memungkinkan untuk berfungsi menyerupai kecerdasan manusia bahkan perilaku manusia. 

Adapun perilaku-perilaku yang nantinya dilakukan AI yaitu; (1) belajar dan paham dari pengalaman, (2) memperoleh dan menerapkan pengetahuan, (3) menampilkan kreativitas dan imajinasi, (4) mengatasi situasi yang rumit atau membingungkan, (5) mengatasi informasi yang agak ambigu, kurang lengkap dan salah.

AI telah diinisiasi sejak awal 1950 oleh beberapa matematikawan dan ahli komputer, salah satunya Alan Turing. Turing mengadakan suatu percobaan untuk menemukan sebuah konsep tentang “mesin yang bisa berpikir”. 

Dan hasilnya cukup memuaskan, bahwa suatu komputer idealnya dapat mempertunjukkan kecerdasan jika dilakukan suatu wawancara dengan manusia, pembicaraan antara manusia yang tak terlihat dan suatu komputer yang tak terlihat. 

Namun, semua tidak berjalan sesuai keingingan dalam percobaan itu, Turing juga dianggap tidak bisa menjelaskan banyak hal.

Apalagi  banyak di antara kritikus berpendapat bahwa pengembangan AI untuk mentransformasi kecerdasan manusia ke dalam komputer itu hal yang tidak mungkin. 

Tetapi, kemajuan teknologi yang berjalan dinamis, membuktikan bahwa sedikit demi sedikit pengembangan AI yang cukup ambisius ini akan dapat terwujud, meski ada tahapan-tahapannya.

Di dalam dunia bisnis, adanya kemajuan teknologi memberikan peluang dan pengaruh besar bagi bisnis di Indonesia bahkan dunia. Bisnis e-commerce memfokuskan pada perdagangan dan transaksi secara digital. 

Proses digitalisasi inilah yang membuat bisnis-bisnis ini mau tidak mau harus mengikuti arus dan mengambil peran di dalam dunia teknologi digital.

Dalam kurun waktu satu dasawarsa terakhir, muncul banyak startup dan wirausaha yang bergerak di dunia digital dan membangun platform-nya sendiri.

Begitupun dengan bisnis e-commerce yang mulai tumbuh bahkan menyaingi pangsa bisnis ritel yang semula menguasai pasar. 

Bisnis ritel yang telah stabil sejak lama ini, perlahan-lahan mulai tergerus dan banyak yang beralih ke bisnis e-commerce. Hal ini disebabkan adanya keamanan yang terjamin, kemudahan bertransaksi dan kemudahan dalam melakukan pembayaran. 

Belakangan, pengusaha ritel juga sudah mulai mencoba masuk ke dunia bisnis e-commerce dan mencoba peruntungan di bisnis tersebut.

Teknologi AI mengambil peran penting dalam kemajuan bisnis e-commerce dengan beberapa fitur misalnya RFQ (A Request For Quotation). Fitur ini bisa memberikan notifikasi bagi pencari suatu barang untuk mendapatkan barang yang sesuai dengan keinginan. 

Jadi, para customer tidak perlu lagi repot mencari satu per satu barang di website suatu e-commerce karena AI akan mencarikan dan akhirnya memberikan notifikasi atau pop-up. Selain itu, teknologi AI juga merambah ke dalam sistem pembayaran. 

Misalnya saja QR pay (Payment Barcode) yang mampu mendeteksi dan melakukan pembayaran secara mudah dan cepat. Teknologi AI telah banyak berkembang dan memberikan banyak manfaat utamanya di dalam keamanan, kemudahan dan kecepatan dalam bertransaksi.

Kemajuan teknologi AI mendorong pelaku bisnis e-commerce untuk terus membenahi diri dan memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. Sebab, hal yang wajar juga jika setiap orang mencari hal termudah dalam aktivitas hidupnya.

Apalagi di zaman sekarang yang sudah sangat maju teknologinya.

Sumber: Peran Artificial Intelligence (AI) Bagi Bisnis E-commerce